Belum Ada Uluran Kasih Bagi si Pendaki Everest

Nasib Clara Sumarwati (44) sungguh memperihatinkan. Prestasinya mengharumkan nama bangsa dengan menjadi wanita Asia Tenggara pertama yang mencapai puncak Everest, justru membuat kondisi kejiwaannya terganggu.Pemicunya, diduga lantaran Clara merasa diabaikan oleh pemerintah dan lingkungan sosialnya yang dianggap tidak memberi penghargaan atas prestasi yang ditorehnya.Keberadaan Clara di rumah sakit terungkap secara tak sengaja saat tim penilai pemuda pelopor dari Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga yang datang ke RSJ Prof dr Soeroyo untuk memberi penilaian terhadap Poppy Safitri, wakil kontingen Jawa Tengah untuk lomba pemuda pelopor tingkat nasional, yang diketahui menjadi pengajar kesenian tari di RSJ tersebut.Salah satu tim penilai ternyata masih mengenali sosok Clara yang pernah diberi penghargaan Bintang Nararya karena membawa nama harum Indonesia di kancah internasional. Kabar itu pun sampai ditelinga media, dan publik pun tahu, kisah sang penakluk Everest yang kini menjadi penghuni rumah sakit jiwa. Meski demikian, Direktur Medik dan Keperawatan RSJ Prof dr Soerojo Magelang Bella Patriajaya, mengaku hingga saat ini belum ada instansi pemerintah seperti dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang memberikan perhatian terhadap Clara.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 komentar: